Rintihan Kenikmatan Dari Mantan Istriku Yang Binal

Rintihan Kenikmatan Dari Mantan Istriku Yang Binalby on.Rintihan Kenikmatan Dari Mantan Istriku Yang BinalRintihan Kenikmatan Dari Mantan Istriku Yang Binal – Karena perceraianku dengan istriku yang dulu sudah beberapa tahun mungkin kurang dari 2 tahun diri kekurangan kehangatan dari sesosok perempuan . Aku dan dia sudah memiliki seorang anak tapi anak ini ikut denganku dirumah ku yang serbah putih dan indah karena rumah ini adalah rumah yang aku […]

Rintihan Kenikmatan Dari Mantan Istriku Yang Binal – Karena perceraianku dengan istriku yang dulu sudah beberapa tahun mungkin kurang dari 2 tahun diri kekurangan kehangatan dari sesosok perempuan . Aku dan dia sudah memiliki seorang anak tapi anak ini ikut denganku dirumah ku yang serbah putih dan indah karena rumah ini adalah rumah yang aku buat dari desain dari anak ku , setiap 2 minggu kurang dan lebih dia selalu berkunjung kerumah ku untuk melihat anaknya . dia waktu itu sedang memasak di dapurku . Saat itu aku liat dia sangatlah seksi dan montok sekali . Setelah masaknya matang Kami lalu sarapan. Tak ada obrolan berarti. Setelah sarapan kami beres2 rumah. Setelah itu kami capek, aku bersandar di sofa. Dan dia juga duduk disitu. Kami menonton tv, aku membiarkan dia bersandar di dadaku mungkin dia juga sudah rindu dengan ku . Aku kali ini agak sedikit “berani”. Perlahan aku meraba payudaranya. Awalnya tanganku ditepis, lalu aku pun merabanya lagi. Kali ini malah dibiarkan. Kugesek-gesek bongkahan empuk itu, dan kurasakan puting mengeras dari branya yang tebal dan daster itu. Berikutnya, aku pelorotkan sedikit celanaku, dan peniskupun muncul.Mulanya aku nggak percaya, tapi ia amati seksama barang ajaib itu. Perlahan-lahan ia pegang dengan jemarinya yang halus itu. Lalu perlahan-lahan ia kocok dengan lembut sampai helm-ku mengeras. Ndak cuma itu, buah pelerku diremas-remas juga. Ohhh….nikmat sekali. Baru kali ini penisku dipegang cewek. Apalagi tanteku sendiri. Aku mulai meraba toketnya. Ia tak protes. Ia pun mulai gelisah setelah lama mengocok punyaku.

Ia heran, tapi tak peduli. Ia kembali lagi mengurut tongkolku. Aku pun makin bergairah setelah melihat bra-nya dan cd-nya yang berwarna hitam tipis itu. Aku mencium bau harum, lalu mulai mencium bibirnya. Fuck, kami benar-benar berpanggutan, ia masih mengocok penisku dan aku meremas toketnya. Toketnya luar biadab. mungkin ukurannya 35D. Kami benar-benar berciuman, saling menjilat lidah kami. Lalu aku pun membuka pengait bra-nya. Tuing! dada itu menggantung. Ohh…indahnya, putingnya coklat, keras dan kencang. Dadanya putih sekali dan harum. Aku menggigit-gigit toket itu, lalu menyusunya.

“Oh……ahh….ahhh….terus nak, oh,  Ohh…iya, netek ke kamu ya”, katanya merancau. Ia ternyata sudah haus sex.

 

1

2

3

4

5

6

7

8

 

Author: 

Related Posts